Takashi Inui dan Pengaruh “Jejepangan” Terhadap SD Eibar

Pada tanggal 22 Januari 2017, salah satu tim raksasa asal Spanyol, FC Barcelona bertandang ke markas milik SD Eibar. Tim tamu pun berhasil menang telak dengan kedudukan 0-4 di akhir pertandingan. Namun, yang penulis akan bahas di sini bukanlah tentang bagaimana kehebatan Barca bisa mengalahkan Eibar kala itu.

Disini saya akan membahas tentang salah satu pemain berkebangsaan Jepang yang dimiliki tim tuan rumah SD Eibar, siapa lagi kalau bukan Takashi Inui. Pemain yang pernah merumput bersama Cerezo Osaka ini dibeli oleh Eibar dari Eintracht Frankfurt pada jendela transfer musim panas 2015 silam dengan mahar sekitar 300,000 Euro. Angka tersebut menjadikan Inui sebagai pemain termahal sepanjang sejarah klub asal Basque tersebut.

Kepindahan Inui ke La Liga tentu saja menjadi sebuah “perjudian” mengingat sejarah para pemain Jepang yang meniti karir di Negeri Matador te rsebut tidaklah bagus. Sebut saja nama Shunsuke Nakamura sebagai contoh. Ia bermain sangat gemilang ketika berseragam Celtic namun ‘melempem’ ketika pindah ke Espanyol yang akhirnya membuat dirinya memutuskan untuk pulang ke Jepang.

Namun, Inui yang merupakan pemain kelahiran prefektur Shiga ini tidak menghiraukan hal tersebut dan ia berhasil menjalani debutnya bersama SD Eibar pada pekan kelima musim 2015/2016. Inui pun langsung menyumbangkan satu buah assist meski timnya gagal menang melawan Levante.

Takashi Inui baru berhasil mencetak gol pertamanya di La Liga pada pekan ke-19, ketika itu ia sukses mengantarkan timnya menang 2-1 atas Espanyol dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Selama musim 2015/2016 sampai pertengahan musim 2016/2017, tepatnya tanggal 15 Januari 2017 Inui hampir selalu main untuk SD Eibar dengan mencatatkan 39 penampilan, tiga gol serta delapan assist.

Hari yang ditunggu-tunggu oleh penikmat sepak bola Jepang pun tiba, yakni tanggal 22 Januari 2017 seperti yang sudah disebutkan di awal artikel. Meski Eibar ‘dibantai’ oleh Barca, tetapi Takashi Inui menorehkan sejarah tersendiri bagi sepak bola Jepang. Bermainnya Inui selama 78 membuat dirinya mencatatkan 40 penampilan di La Liga Spanyol.

Angka tersebut berhasil melewati pemegang rekor pemain Jepang dengan penampilan terbanyak di La Liga sebelumnya, yaitu Yoshito Okubo sebanyak 39 pertandingan ketika dirinya berseragam Mallorca tahun 2005-2006 lalu. Jumlah penampilan Inui pun masih akan terus bertambah selama ia melanglang buana di Negeri Matador dan mencoba mematahkan tradisi pemain Jepang yang selalu gagal meniti karir di Spanyol.

Aksi Takashi Inui saat membela timnas Jepang

Ternyata, masuknya Takashi Inui ke dalam tim inti SD Eibar serta penampilan gemilangnya sejauh ini membuat dirinya menjadi salah satu orang yang cukup berperan terhadap “demam Jejepangan” yang melanda klubnya. Selain soal kedekatan terhadap hubungan kerja sama antara Jepang dengan Spanyol, dirinya berhasil meyakinkan pihak klub untuk melakukan perluasan pemasaran ke Negeri Matahari Terbit. Langkah pertama yang diambil oleh pihak klub yakni mereka akhirnya membuka laman resmi dan akun media sosial resmi berbahasa Jepang pada 2 Maret 2017 guna menarik minat masyarakat Jepang untuk mengikuti perkembangan SD Eibar, minimal informasi seputar kegiatan Takashi Inui.

Selanjutnya pihak klub mengirim mantan pemain Cerezo Osaka tersebut sebagai perwakilan dari Eibar ke acara pertemuan antara Perdana Menteri Jepang dengan Raja Spanyol dan acara pertemuan bilateral antara Jepang dengan Spanyol di bidang bisnis yang berlangsung di bulan April 2017 lalu di kampung halamannya. Inui pun mendapatkan kehormatan untuk menghadiri pertemuan antara perwakilan La Liga dengan perwakilan J.League di bulan Juni 2017 yang membahas kerja sama antar kedua badan liga.

Bahkan secara mengejutkan, pembuat serial komik Captain Tsubasa yang bernama Yoichi Takahashi datang ke Spanyol dan berkunjung ke SD Eibar pada tanggal 27 Januari 2018 kemarin. Setelah bertemu dengan petinggi klub, beliau pun menyempatkan diri untuk bertemu dengan Takashi Inui dan memberikan sepasang deker kaki dengan gambar Tarou Misaki (salah satu karakter di komik Captain Tsubasa) kepada sang pemain.

Sekedar informasi saja, serial Captain Tsubasa sangat terkenal di Spanyol. Hal ini dikarenakan sang tokoh utama, yaitu Tsubasa Ozora bermain untuk salah satu tim raksasa Negeri Matador, FC Barcelona pada cerita komik yang dibuat oleh Yoichi Takahashi tersebut.

Pengaruh terbaru yang dibawa oleh Takashi Inui kepada SD Eibar (sampai tulisan ini dibuat) adalah resminya kerja sama antara klub dengan salah satu perusahaan Jepang di bidang penjualan tiket, Lawson HMV Entertainment. Perusahaan asal Negeri Sakura tersebut menjadi salah satu sponsor klub dan logo mereka akan terpampang di lengan jersey bagian kiri. Menurut pernyataan resmi dari klub, nantinya jersey kandang yang terpampang logo dari Lawson HMV Entertainment ini akan dikenakan ketika laga melawan Real Madrid tanggal 10 Maret 2018.

Memang, Takashi Inui saat ini sudah cukup berpengaruh untuk membuat SD Eibar memperluas pemasarannya ke Jepang (dan mungkin negara-negara Asia lainnya di masa yang akan datang). Akan tetapi, masa depan sang “Samurai Biru” di klub tersebut masih belum pasti mengingat kontraknya akan habis di akhir musim 2017/2018 dan belum ada berita soal perpanjangan kontrak.

Tersiar kabar bahwa Real Betis, Espanyol dan beberapa klub Major League Soccer meminati jasa pemain berusia 29 tahun tersebut. Jikalau nantinya Takashi Inui memutuskan untuk pindah dari Spanyol, paling tidak ia sudah membuktikan bahwa tidak selamanya pemain Jepang akan gagal merintis karir di Negeri Matador seperti pengalaman pemain sebelum dirinya.


Penulis: Faiz Fachnaz S. merupakan seorang penikmat sepak bola Jepang yang mendukung Gamba Osaka dan VfL Wolfsburg, bisa dihubungi melalui akun twitter @faizfachnaz.

About Medio Club

Medianya para penikmat sepakbola. Satu passion, satu sepakbola, satu Medio Club!

View all posts by Medio Club →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *