Go Ahead Eagles: Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga!

Di tengah perjalanan untuk menjauhi papan bawah Eerste Divisie musim 2017-18, klub Go Ahead Eagles justru harus menanggung kerugian akibat ulah dari para pendukungnya. Insiden tersebut terjadi ketika klub asal kota Deventer tersebut menjamu De Graafschap pada lanjutan pekan ke-27 kompetisi kasta kedua di Belanda tersebut.

Hari Minggu (4/3) yang lalu, tim kebanggaan warga Ijsel ini harus mengalami kekalahan dari tim tamu dengan skor telak 0-4 lewat gol yang dicetak Daryl van Mieghem di menit ke-15 dan kemudian dilengkapi dengan tiga gol di babak kedua yang diciptakan Frank Olijve, Tarik Tissoundali, dan Fabian Serrarens. Dengan hasil itu maka Superboeren merangsek ke posisi enam klasemen Eerste Divisie, sedangkan tuan rumah terjerembap di posisi 17 klasemen.

Tidak mampu menerima kekalahan,  pendukung tuan rumah yang geram dan kecewa atas performa klubnya kemudian melampiaskan kemarahan kepada tim tamu berlari masuk ke lapangan. Aksi tidak terpuji berlanjut dengan beberapa pendukung garis keras Go Ahead Eagles menyerang dan memukul para pemain dan staff dari De Graafschap yang sedang merayakan kemenangan.

Tak hanya itu, ulah para pendukung garis keras tersebut juga membuat awal laga klub kesayangannya sempat tertunda selama 10 menit lantaran kembang api yang mereka lemparkan ke lapangan. Akibat kericuhan tersebut, petugas keamanan terpaksa menangkap sekitar tujuh pendukung tuan rumah yang terlibat.

Dampak atas kejadian itu, pihak klub Go Ahead Eagles mengungkapkan rasa bersalahnya dalam rilis resmi di situs laman mereka yang dikutip BBC (4/3/2018). Pada rilis tersebut, klub yang bermarkas di De Adelaarhorst tersebut mengungkapkan bahwa mereka sangat malu atas kejadian tersebut dan mengutuk segala tindakan yang dilakukan oleh para pendukung yang berbuat onar di laga tersebut.

Tentunya dengan kejadian tersebut dapat dikatakan Go Ahead Eagles sedang dirundung awan kelabu. Skuat asuhan Leon Vlemmings tersebut tak mampu bangkit dari keterpurukan setelah mengalami degradasi dari Eredivisie, atau divisi utama liga Belanda musim lalu. Mereka harus mengulangi pengalaman berkutat di papan bawah divisi dua liga Belanda musim ini dengan raihan 26 poin dari 27 pertandingan yang dijalani sejauh ini.

Beruntung, untuk musim ini Eerste Divisie tidak ada sistem degradasi dan promosi dari dan ke Tweede Divisie alias divisi tiga Belanda berdasarkan keputusan dari rapat luar biasa KNVB selaku federasi sepakbola Belanda pada 2 Oktober 2017. Meski begitu, cukup disayangkan prestasi klub Go Ahead Eagles yang juga dihuni pemain naturalisasi Indonesia, Joey Suk. Situasi itu diperparah dengan ulah pendukungnya membuat mereka bisa dikatakan “sudah jatuh tertimpa tangga.”

Yang sabar ya, Go Ahead Eagles.


Penulis: Imam Santoso (@idsantos_94). Pengamat sepak bola kacangan yang suka ketiduran di babak kedua. Addicted to Indomie Goreng Rendang, Badminton, and Music.

About Medio Club

Medianya para penikmat sepakbola. Satu passion, satu sepakbola, satu Medio Club!

View all posts by Medio Club →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *