Urawa Reds, KFC dan Kutukan Kolonel Sanders

Published On 12/01/2017 | By John | History

Salah satu klub sepakbola asal prefektur Saitama, Urawa Red Diamonds resmi mengumumkan kalau mereka telah berganti kepemilikan saham mayoritas yang awalnya dipegang oleh Mitsubishi Motors, beralih ke tangan Mitsubishi Heavy Industries.

Hal ini dikarenakan Mitsubishi Motors beberapa bulan lalu telah diakuisisi oleh perusahaan pemilik Yokohama Flugels Marinos, Nissan. Menurut peraturan liga, satu perusahaan tidak boleh memiliki dua klub, sehingga Urawa harus mencari pemilik baru yang akhirnya terpilihlah perusahaan Mitsubishi lainnya sesuai dengan rumor yang telah beredar.

Pengumuman pergantian pemilik saham mayoritas ini diiringi dengan perkenalan salah satu sponsor baru bagi klub asal prefektur Saitama tersebut. Restoran cepat saji asal Amerika Serikat, Kentucky Fried Chicken (KFC) cabang Jepang, turut menjadi sponsor Urawa di musim 2017 dan logo mereka akan terpampang di bagian bawah belakang jersey klub.

Membicarakan soal KFC, di Jepang sendiri ada cerita yang kurang menyenangkan tentang restoran cepat saji asal Amerika tersebut. Masyarakat yang tinggal di wilayah Kansai menganggap bahwa pendiri dari Kentucky Fried Chicken, Colonel Sanders telah memberi kutukan kepada tim baseball kebanggaan Kansai, yaitu Hanshin Tigers.

Hal ini terjadi pada tahun 1985, ketika Hanshin Tigers berhasil keluar sebagai juara Central League ketiga mereka serta berhasil memenangkan Japan Series untuk pertama kalinya setelah penantian cukup panjang. Kala itu, kehadiran seorang pemain asal Amerika Serikat yang bernama Randy Bass membuat Hanshin Tigers sukses merengkuh gelar tersebut. Untuk merayakan kemenangan tim kesayangannya, para pendukung Tigers dari seluruh wilayah Kansai berkumpul di sungai Dotonbori.

Mereka meneriakkan nama-nama para pemain yang berhasil membawa tim kesayangannya juara dan juga apabila diantara mereka ada yang wajahnya mirip dengan para pemain Tigers, maka mereka harus menceburkan dirinya ke dalam sungai.

Saat giliran nama Randy Bass yang disebut, para pendukung Hanshin Tigers mengambil sebuah patung “Colonel Sanders” yang merupakan pendiri dari restoran cepat saji bernama Kentucky Fried Chicken, dari depan restoran KFC yang berada di sekitar Dotonbori dan melemparkannya ke dalam sungai. Alasan mereka melakukan hal tersebut adalah karena wajah dari Randy Bass dianggap mirip dengan wajah Kolonel Sanders. Bass dan Kolonel Sanders sama-sama memiliki jenggot. Selain itu mereka berdua bukan merupakan orang Jepang sehingga mungkin cukup masuk akal mengapa mereka melempar patung pendiri dari KFC tersebut mengingat dulu belum banyak orang asing disana.

Setelah kejadian tersebut, Hanshin Tigers tidak pernah lolos ke Japan Series untuk waktu yang cukup lama. Para pecinta Tigers pun mulai berpikir kalau hal tersebut terjadi karena mereka melemparkan patung dari Kolonel Sanders dan menganggap tim kesayangannya terkena kutukan.

Pada akhirnya Hanshin Tigers berhasil kembali berlaga di Japan Series tahun 2003 dan 2005. Selama putaran final berlangsung, restoran-restoran KFC yang berada di wilayah Kansai menyimpan patung Kolonel Sanders di dalam restoran agar tidak diambil lagi oleh pendukung Tigers.

Namun Hanshin Tigers tetap gagal menjadi juara, dan pada tahun 2009 seorang penyelam berhasil menemukan patung Kolonel Sanders yang sebelumnya ia anggap sebagai seorang mayat. Pendukung Tigers yang melihat hal tersebut langsung menyadari kalau patung itu merupakan patung yang mereka lempar ke sungai Dotonbori pada tahun 1985 silam.

Sempat merasa lega karena patung berhasil ditemukan dan tim kesayangannya tidak akan terkena kutukan lagi. Nyatanya Hanshin Tigers tetap gagal menjadi juara Japan Series karena ternyata kondisi patung Kolonel Sanders yang berhasil ditemukan tersebut tidak utuh, kacamata dan tangan kirinya hilang.

Pada akhirnya banyak yang menganggap bahwa selama tangan kiri dari patung Kolonel Sanders belum ditemukan, kutukan kepada Hanshin Tigers dan para pendukungnya akan terus berlanjut, dan tim baseball kebanggaan wilayah Kansai tersebut akan terus gagal menjuarai Japan Series.

Terjunnya Kentucky Fried Chicken sebagai salah satu sponsor Urawa Red Diamonds mungkin menjadi hal baru di dunia sepakbola yang berada di Negeri Sakura. Karena sejauh pengetahuan penulis, cukup jarang restoran cepat saji yang berasal dari luar Jepang menjadi salah satu sponsor utama sebuah klub sepakbola yang ada di Jepang.

Akan tetapi, menjadi suatu langkah yang ‘berani’ bagi Urawa karena menerima investasi dari KFC mengingat adanya cerita tentang kutukan Kolonel Sanders. Memang, Urawa Reds dan Hanshin Tigers berada di wilayah yang berbeda. Tigers berada di wilayah Kansai yang berada di  Barat Jepang, sementara Urawa berada di wilayah Kanto yang terdapat di Jepang bagian Timur. Terlebih, kutukan tersebut terjadi karena ulah pendukung Tigers sendiri.

Namun hal yang perlu diingat, apabila the Reds kembali gagal juara atau bahkan performa mereka menurun di musim 2017 — meskipun komposisi pemain tidak jauh berbeda dengan musim sebelumnya, mungkin bisa kalian ‘cocoklogikan’ dengan kutukan “Colonel Sanders” sebagai “hasil” dari kerjasama antara KFC dengan Urawa Reds.


Penulis: Faiz Fachnaz, merupakan seorang penikmat sepakbola Jepang yang mendukung Gamba Osaka dan VfL Wolfsburg, bisa dihubungi melalui akun twitter @faizfachnaz

Like this Article? Share it!

About The Author

Kumpulan Para Penikmat Sepak Bola Tanpa Batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *