Ulasan Liga IMC nomor 3: Intuisi

Published On 15/09/2017 | By John | The Talking Points

Gameweek 4 Premier League yang baru saja selesai Selasa pagi waktu Indonesia bagian Barat langsung saja disusul dengan pergelaran pertandingan Eropa. Bulan September menjadi waktu yang menentukan bagi klub-klub Inggris, apalagi untuk yang berkecimpung di ajang regional, karena jadwal ketat sudah menanti.

Parade gelaran UEFA Champions League serta Europa League kelar Jumat pagi, akan tetapi Gameweek 5 Premier League sudah mulai berlangsung saja sehari kemudian. Ini berarti waktunya bagi para manager Fantasy Premier League untuk memutar otak siapa yang akan dimainkan dalam tim mereka.

Namun, seperti biasa, apa yang terjadi di Liga IMC akan diulas terlebih dahulu.

Apa yang terjadi?

Lagi dan lagi, Birdhead FC masih memimpin klasemen setelah meraih 47 poin, menambah perolehan menjadi 228 poin. Wira Satyawan patut berterima kasih kepada duet Arsenal yaitu Alexandre Lacazette – Sead Kolasinac. Sayangnya, dua nama ini dari prediksi perlu disimpan di bangku cadangan mengingat The Gunners akan bertemu dengan Chelsea yang rekor pertemuannya cukup baik melawan Arsene & co.

Berlanjut kepada peringkat dua, Impossible Nothing dibawa Fatwa Tresna Radityan mengkudeta Perseru Serui. 50 poin jadi salah satu yang tertinggi dari peserta Liga IMC dan itu bisa didapatkannya lewat kapten Romelu Lukaku serta bantuan dari Ben Mee (Burnley | £4.5) dan Jamie Vardy (Leicester City | £8.5). Dengan jadwal dua nama terakhir cukup menjanjikan, mereka bisa dimasukkan kepada pilihan alternatif para manager dari hari ini.

Namun, bukan mereka berdua manager terbaik Liga IMC pekan ini. Gelar tersebut diraih A.W Hidayat dengan Ojo takon aku sopo (56 poin). Faktor penting yang mengangkat tim ini untuk merongrong 10 besar liga adalah selain keberadaan Lacazette-Kolasinac beserta Vardy, dia membuat keputusan untuk memasang Xherdan Shaqiri (Stoke City | £5.9). Dengan The Potters mampu menahan imbang Setan Merah, Xherdan menyumbang assist serta menit bermain yang memberinya juga bonus poin. Beserta rekannya, Shaqiri kemudian dapat menjadi pilihan bagus untuk mengisi bangku cadangan dengan jadwal berimbang yang dimiliki Stoke (Newcastle A – Chelsea H – Southampton H).

Sebaliknya, gelar klub dengan penampilan terburuk pekan ini disematkan kepada Oda FC. Di liga dimana Sadio Mane bukan penyebab utama terpuruknya sebagian besar skuad FPL, tim yang dipimpin Rizky Aditya hanya meraih 23 poin hasil dari penampilan buruk pemain Everton dan Southampton yang juga masuk dalam rekomendasi untuk dihindari minggu ini. Terlepas daripada hal tersebut, BABILONIA FC yang dipegang ozimad fuckingsnyder masih menjadi pemimpin dasar klasemen Liga IMC.

Pandangan ke depan

Secara pribadi, pilihan pertandingan yang perlu diwaspadai pekan ini adalah West Bromwich Albion melawan West Ham United. Pilihan Tony Pulis yang cukup berwarna (Craig Dawson, Ahmed Hegazi, Jonny Evans, dan Allan Nyom) akan bertemu dengan gelandang serta penyerang macam Chicharito dan Andre Ayew. Tidak lupa AFC Bournemouth versus Brighton & Hove Albion juga cukup menarik, perjudian untuk memilih pemain antara kedua tim (Eddie Howe dan Chris Hughton adalah orang yang konsisten dalam pilihan) bisa membantu manager mendapat panah hijau.

Menghindari panah merah, pemain Watford FC serta Swansea City perlu disimpan dahulu. Jikapun terpaksa, Abdoulaye Doucouré (Watford | £5.2) dan Tom Carroll (Swansea | £4.5) bisa diutilisasi.

Semoga beruntung manager dan sampai bertemu lagi.


About me: Willibrordus Bintang (@Obinhartono1) berbasis di Yogya dan menjadi penikmat Football League serta Conference selagi menyambi kuliah.

Like this Article? Share it!

About The Author

Kumpulan Para Penikmat Sepak Bola Tanpa Batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *