Robby Langers, Sang Nominator Ballon d’Or Asal Luxembourg

Published On 12/01/2017 | By John | History

Membicarakan tentang pesepakbola yang berasal dari Jerman, Belanda atau Perancis, itu mungkin biasa. Terlebih lagi apabila kita katakan mereka nyaris menggondol gelar individual paling bergengsi, Ballon d’Or, itu pun sangat biasa.  Tapi ada satu hal yang luar biasa, pernahkah anda membayangkan bahwa sebuah negara kecil di belahan Eropa yang pernah mempunyai seorang pemain sepakbola yang fenomenal hingga nyaris menyaingi kapasitas seorang Marco van Basten?

Dia bernama Robby Langers, seorang pesepakbola dari sebuah negara kecil yang bernama Luxembourg yang memiliki segudang bakat. Pada awal karirnya, Langers bermain di klub lokal Union Luxembourg pada musim 1979-80 dan sempat “magang” di Borussia Moenchengladbach selama 2 musim sebelum akhirnya menemukan jati dirinya di Perancis.

Marseille menjadi pelabuhan pertama atas karirnya di Prancis, namun Langers hanya mampu mencetak dua gol saja sepanjang merumput bersama klub yang bermarkas di Stade Velodrome. Setelah melanglang buana ke beberapa klub Prancis, Langers kemudian mengarahkan tujuannya pada sebuah klub yang tengah berjuang dari degradasi di musim 1989/90, yaitu OGC Nice. Disinilah ia mampu memberikan performa apiknya hingga dirinya dikenang sebagai salah satu legenda OGC Nice.

Didatangkan dari US Orleans pada musim panas tahun 1989, Robby Langers mencatatkan caps 44 dan mencetak 33 gol bagi Orleans yang kala itu bermain di Ligue 2.  Ia merupakan salah satu pemain incaran banyak klub, namun Langers memilih untuk hengkang ke kota Nice yang saat itu juga tengah berjuang menghadapi degradasi.

OGC Nice rupanya menjadi pilihan yang tepat bagi Robby Langers, ia langsung berduet dengan Jules Bocande di lini depan. Hasilnya, pria kelahiran 1 Agustus 1960 mampu membukukan  17 gol dalam waktu kurang dari satu musim. Hal tersebut yang membuatnya menjadi salah satu kandidat Ballon d’Or di 1990. Sayangnya, Langers kurang beruntung, karena dewi fortuna lebih memihak kepada Marco van Basten kala itu.

Langers pensiun pada tahun 1998, dengan mencatat rekor kedua setelah legenda Luxembourg lainnya, yaitu Leon Mart. Langers menorehkan rekor dengan 8 gol dalam 73 caps bersama Luxembourg.


Penulis: Pradana Arya (twitter: @dropkickdemon), penggemar sepakbola, sejarah dan kopi.

Like this Article? Share it!

About The Author

Kumpulan Para Penikmat Sepak Bola Tanpa Batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *