Hikayat Sepakbola di Amerika Serikat pt.1

Published On 14/06/2017 | By John | History

Pendahuluan

Apa yang terlintas dipikiran apabila kita membaca atau mendengar kata MLS? Jawabannya pasti mengacu pada liga sepakbola tertinggi di Amerika Serikat (walau klaim ini akan dipertanyakan oleh NASL ataupun USL). MLS atau Major League Soccer sendiri baru dimainkan pada 1996, 2 tahun setelah Negeri Paman Sam menggelar Piala Dunia. Apakah itu berarti sepakbola di Amerika masih cukup muda?

Para pecandu sepakbola pun mungkin banyak yang mempunyai pertanyaan yang sama seperti penulis, namun sejarah mengatakan sepakbola masuk ke Amerika diperkirakan pada tahun 1586. Tahun itu adalah saat Ratu Elizabeth I memutuskan untuk mengirim HMS Sunshine dalam pencariannya menuju dunia baru dalam misi Northwest Passage.

Sekedar menjelaskan, bahwa  Northwest Passage adalah rute laut yang menghubungkan Atlantik Utara dengan Laut Pasifik, melewati Laut Arktik. Ketika kapal tersebut berlabuh di Gilbert Sound, Greenland, awak-awak kapal dari HMS Sunshine-lah yang memperkenalkan sepakbola kepada penduduk asli Greenland, yaitu orang Eskimo.

Ini adalah pertama kali terjadinya pertandingan sepakbola di belahan Atlantik dengan catatan, sepakbola yang saat itu dimainkan tentu berbeda secara aturan dari yang sekarang kita kenal. Apalagi, terdapat permainan sejenis bernama “Pasuckuakohowog” yang dimainkan oleh orang asli yang berdiam di sana sejak lama.

Hal itu kemudian membawa kita kepada sosok Gerritt Smith Miller. Dia merupakan kapten pertama dari sebuah tim sepakbola yang terorganisir di Amerika Serikat, tepatnya pada 1862. Geritt menginisiasikan suatu organisasi yang bernama Oneida Football Club, suatu klub yang mencoba menciptakan permainan yang murni dan meminimalisir chaos dan kekerasan.

Penciptaan Oneida juga masih menimbulkan perdebatan dikarenakan asosiasi sepakbola belum ada yang tercipta di muka bumi, bahkan FA di Inggris belum terbentuk sama sekali. Namun, terlepas dari itu ada suatu fakta menarik bahwa Charles Goodyear yang kita kenal sebagai penemu dari ban Goodyear pernah memproduksi bola sepak pada tahun 1863 yang terbuat dari bahan karet padat.

 

Cuplikan pertandingan sepakbola menjadi berita New York Times circa 1888 (@ soccerreform.us)

Asosiasi Sepakbola Pertama dan perseteruan awal

Bicara Asosiasi, sepakbola atau soccer yang merupakan abreviasi dari kata Association tidak diorganisasi secara nasional, namun ada di tingkat regional yang pertama kali diinisiasi oleh American Football Association pada 1884. AFA menjadi asosiasi regional yang menstandarisasi permainan di daerah New Jersey dan New York hingga kemudian meluas sampai ke Texas. Sebagai badan non-profesional, mereka mengorganisasikan kejuaraan penyisihan pertama dalam sejarah Amerika dalam nama American Cup yang mulai berlangsung setahun kemudian.

Kompetisi ini berjalan hingga 1899 dan kemudian berhenti sementara dikarenakan konflik internal dalam AFA. Walaupun kemudian kompetisi kembali pada 1906, konflik itu jugalah yang menumbuhkan bibit pergerakan untuk membentuk asosiasi nasional untuk sepakbola di Amerika Serikat.

Jawabannya lalu muncul dengan didirikannya American Amateur Football Association pada 1911. Perkembangannya yang cukup signifikan ditandai dengan dilaksanakannya turnamen yang mengambil nama dari asosiasi tersebut pada 1912 memunculkan persaingan sengit dengan AFA. Sama-sama mengajukan diri kepada FIFA untuk menjadi anggota di tahun yang sama, AAFA memenangkan pertarungan dengan mereka mendapat status resmi yang membuat mereka berhak melakukan rebranding menjadi United States Football Association pada 1913.

USFA di masa modern sekarang kita kenal sebagai United States Soccer Federation juga membangun kejuaraan penyisihan mereka yang berganti nama menjadi National Challenge Cup yang semakin menyaingi American Cup. Hal itu berjalan selama 10 tahun hingga 1924 ketika USFA menambah lagi kejuaraan penyisihan baru bernama National Amateur Cup, membuat American Cup akhirnya masuk kubur dan AAFA terserap ke dalam USFA.

 

Skuad Amerika Serikat yang berlaga di Piala Dunia 1930 dengan Bert Patenaude sebagai pencetak hattrick pertama dalam ajang ini duduk jongkok di belakang bola (@ Corner Route)

Keterlibatan awal Tim Nasional dalam pentas internasional

Tidak cukup jika hanya berbicara asosiasi jika tidak membicarakan kiprah tim nasional Amerika Serikat. Pertama kali tercatat memainkan pertandingan resmi pada 1916 di bawah USFA/USSF, Amerika memiliki catatan telah memainkan pertandingan internasional pada 1885 melawan Kanada serta memiliki prestasi sebagai peraih perak dan perunggu dalam cabang sepakbola Olimpiade 1904 walau dua hal ini tidak diakui FIFA.

Amerika kemudian berpartisipasi pada Piala Dunia 1930 dan yang pertama dalam sejarah dimana mereka berhasil mencapai peringkat ketiga terbaik, menjadi catatan yang tidak bisa ditandingi negara di luar Amerika Selatan dan Eropa sampai saat ini. Prestasi itu menjadi menarik karena kurangnya keterlibatan tim nasional dari Eropa dikarenakan Inggris mengabaikan Piala Dunia ini dengan mereka malah memilih untuk menggelar turnamen sendiri yang berisi negara-negara yang terlibat Perang Dunia ke-1.

Mereka melanjutkan prestasi dengan raihan emas pada Olimpiade 1932, walau cabang sepakbola mendapat status informal oleh FIFA yang tidak ingin perhatian dunia teralihkan dari Piala Dunia selanjutnya pada 1934. Itu kemudian menjadi akhir satu masa yang digantikan kedatangan prestasi buruk di Piala Dunia dan Olimpiade selanjutnya, menjadi penanda menurunnya juga minat sepakbola dalam negeri.

Perang Sepakbola Amerika dan dimulainya masa paceklik

Masa damai setelah berakhirnya perseteruan AFA vs. USFA tidak berlangsung lama dengan munculnya pertarungan yang lebih masif dan merusak tatanan awal budaya sepakbola di Amerika. 1925 menandai pertarungan antara USFA dengan promotor liga profesional pertama yang signifikan di Amerika, American Soccer League.

Upaya baik USFA untuk memfasilitasi liga unifikasi pada 1921 malah berbuntut kepada hal buruk dikarenakan dalam tiga tahun, promotor ASL berhasil membuat liga mereka menjadi tempat yang kompetitif serta bayaran yang memuaskan bagi pemain yang berdatangan dari daratan Eropa. Ini menjadi salah satu bibit awal permasalahan dikarenakan keberhasilan ASL hampir membuat USFA disanksi oleh FIFA sebelum mencapai kesepakatan pada 1927 terkait perpindahan pemain transnasional.

Keberhasilan ASL juga membuat kompetisi penyisihan National Challenge Cup tersaingi pamornya dan klub yang berlaga di ASL sempat memboikot kompetisi ini pada 1924 sebelum tercapai kesepakatan terkait upah keikutsertaan. Boikot kedua pada 1928 menjadi ekskalasi konflik terbesar dengan respon USFA yang mensuspensi kompetisi ini dengan restu FIFA dan membuat liga baru bernama Eastern Professional Soccer League di tahun yang sama dengan menggandeng klub-klub yang mau keluar dari ASL.

Memang pada akhirnya USFA dengan ESL dapat berdamai ASL dan kemudian membentuk liga bersama yang disetujui FIFA pada 1929, namun ini menjadi noda yang sulit dihapus oleh masyarakat. Pandangan bahwa asosiasi beserta orang luar dari Eropa ikut campur kepada kompetisi domestik membuat imaji bahwa kompetisi ini adalah permainan alien yang dibuat oleh orang asing.

Ini yang kemudian disebut sebagai Perang Sepakbola Amerika dan menandai pecahnya paradigma amatir-profesional dalam sepakbola negeri Paman Sam. Berakhir sudah apa yang dikatakan sebagai masa keemasan sepakbola pertama di Amerika Serikat seiring datangnya masa Depresi Besar.

Sepakbola kemudian diidentifikasikan oleh Amerika sebagai olahraga minor yang hanya dimainkan imigran dan berbasis etnis, identitas yang melekat sampai puluhan tahun kemudian. American Football, Basket, dan Bisbol kemudian mengakuisisi seluruh pasar olahraga yang ada selagi sepakbola membentuk identitas barunya paska Perang Dunia ke-2.

Bagaimana kelanjutannya? Selamat menunggu bagian selanjutnya dari hikayat sepakbola di Amerika Serikat.


Penulis: Pradana Arya (twitter: @dropkickdemon), penggemar sepakbola, sejarah, dan kopi.

Like this Article? Share it!

About The Author

Kumpulan Para Penikmat Sepak Bola Tanpa Batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *