Sengketa Sehelai Kain di Tanah Katalan

Published On 26/07/2015 | By Kontributor Medio Club | History

Siapa yang tidak mengenal FC Barcelona ? Raksasa sepak bola Spanyol yang memiliki motto, “Lebih dari Sekedar Klub” ini memang tidak perlu diperkenalkan lagi. Mulai dari akademi brilian, permainan cantik, prestasi tinggi hingga aroma budaya, politik perjuangan Catalunya yang kental sudah menjadi daya tarik tersendiri peraih treble winner 2014/15.

Menjadi sebuah klub yang dikagumi segala kalangan, tak heran jika identitas atau ciri mereka ditiru oleh pihak lain. Salah satu diantaranya adalah sesama klub asal Katalan, UE Llagostera.

Memulai perjalanan dari divisi sembilan Spanyol, Llagostera baru saja merasakan musim pertama mereka di pintu masuk La Liga, dengan raihan cukup baik. Musim pertama mereka di Liga Adelante – divisi dua Spanyol – hampir diakhiri dengan peluang mengikuti play-offs. Sayangnya, selisih empat angka dari Zaragoza menetapkan mereka sebagai penghuni peringkat sembilan dari 24 klub.

Kedatangan Lluis Carillo menggantikan Santi Castillejo di kursi kepelatihan menjadi titik balik klub yang 18 tahun lalu masih jauh dari impian bermain di divisi tertinggi. Santi meninggalkan pos setelah dipecat karena membawa klub di posisi lima terbawah, dan Carillo membuat mereka mencatat rekor baru, posisi tertinggi yang pernah diduduki Llagostera di sepak bola Spanyol.

Pogba bergabung dengan Llagostera | Photo: Globo Esporte

Pogba bergabung dengan Llagostera | Photo: Globo Esporte

Sayangnya, nama klub berjuluk Blanquivermells tidak naik karena prestasi mereka memutar balikan keadaan di divisi dua. Siapa juga yang peduli dengan Liga Adelante saat perhatian di La Liga sendiri masih terkesan pilih kasih?

Empu dari Estadi Palamos Costa Brava mencuat ke permukaan karena mereka memiliki kostum kandang yang serupa dengan FC Barcelona musim ini (2015/16).

“Identitas Barca dicuri klub tetangga!!”

Salah juga jika kita meneriakan hal tersebut, karena pada kenyataannya rival Real Madrid tersebutlah yang menyalin desain Llagostera. Klub Liga Adelante tersebut sudah mengenakan seragam yang akan digunakan Azulgrana sejak musim 2014/15 kemarin. Namun, setelah melihat bentuk seragam Barcelona untuk 2015/16, mereka memutuskan untuk mempertahankan desain biru-merah horizontal walau berubah apparel dari Gedo menjadi Hummel.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk candaan klub yang berada 27 tangga di bawah FC Barcelona tersebut. Mereka bahkan sempat mengumumkan keberhasilan klub mendatangkan gelandang Juventus dan target FC Barcelona, Paul Pogba sebagai bentuk guyon.

Nike sempat meminta Hummel untuk merubah desain mereka. Sayangnya, kali ini apparel asal Amerika Serikat tersebut tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Pasalnya, terdapat perbedaan merk, logo, hingga detil seragam Barcelona dan Llagostera.

Apa yang dikenakan pemain Llagostera lebih menyerupai sebuah baju semi-formal, dengan kerah berbentuk V berwarnakan khas Katalonia, dan terdapat arah panah Hummel berwarna hitam-putih di sekitar bahu dan lengan pemain. FC Barcelona mendapatkan desain serupa dari Nike, hanya saja tanpa anak panah, kerah mereka memiliki warna yang berbeda.

Arsenal 2007/08 ?

Andai bersponsor Fly Emirates jadi Arsenal 3rd (07/08) ?

Apparel bermottokan “Just Do It” memang kini terkesan malas. Ciri khas mereka yang selalu menampilkan desain sederhana namun berkelas, tetap dijaga. Akan tetapi sering kali mereka hanya menukar desain klub-klub sepak bola yang menandatangani kontrak kerja sama dari musim ke musim.

Sialnya, walaupun desain Nike untuk FC Barcelona kali ini terbilang cukup berani dengan memutar 90 derajat garis vertikal yang selalu menjadi pilihan utama klub. Mereka juga tidak dapat sepenuh menjadi penanggung jawab. Adalah Josep Maria Bartomeu, sosok yang menjadi presiden terpilih Barcelona beberapa hari lalu cukup memiliki andil besar dalam hal ini.

Kabarnya, Sang presiden ke-40 Barcelona-lah yang mengumumkan seragam baru Barcelona, dan menolak untuk mengubah desain Nike tersebut. Padahal, publik Barcelona sendiri sudah tersadar saat Llagostera menjamu FC Barcelona B di laga lanjutan Liga Adelante musim lalu. Setelah klub meraih treble winner, isu terkait pakaian Freddy Krueger dari film “A Nightmare from Elm Street” ini mulai diabaikan.

Jadi ini jersey siapa !?

 

BY: Achmad Rezky Sungkar / @achmadrezky

Like this Article? Share it!

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *